Monday, December 10, 2018

Cara Membiasakan Diri Semoga Selalu Optimis

Anda dapat menanamkan kebiasaan optimis dengan cara mendisplinkan diri untuk hanya memikirkan dan membicarakan apa yang anda inginkan, dan menjauhkan pikiran serta perkataan dari apa yang tidak anda inginkan.

Anda dapat menjadi orang yang optimis, dengan terus menerus memikirkan aksi-aksi apa yang dapat segera dilakukan, semoga semua sasaran penting dapat tercapai. Semakin sibuk anda mengejar target, semakin berenergi dan antusias anda.

Semakin sibuk anda dalam mengejar semua impian dan harapan, semakin cepat anda akan bergerak maju, sampai semakin banyak yang dapat anda selesaikan, dan karenanya semakin senang yang akan anda rasakan.

Earl Nightingale pernah menulis bahwa, "Kebahagiaan itu ialah realisasi progresif dari sebuah impian yang bernilai."

Saat bekerja dari waktu ke waktu, hari demi hari ke arah pencapaian sesuatu yang penting dan bernilai, maka otak anda akan terus mengalirkan enzim endhorpin yang menunjukkan perasaan senang dan bahagia. Sehingga anda jadi merasa lebih positif, kreatif, lebih berenergi dan antusias.

Perasaan faktual tersebut bertindak sebagai reward atau imbalan, yang memotivasi anda semoga terus memikirkan dan melaksanakan agresi yang menggerakkan anda untuk maju semakin cepat, ke arah pencapaian semua mimpi, target, dan harapan.

Berorientasi Hasil

Orang optimis itu sangat berbeda dengan orang pesimis. Orang optimis mempunyai serangkaian "orientasi" atau kecendrungan-kecendrungan umum dari anutan yang menciptakan mereka berbeda dengan orang rata-rata.

Orientasi ini kemudian menjadi suatu kebiasaan, yang akan memacu mereka ke arah kesuksesan dan kebahagiaan. Dan sama menyerupai semua kebiasaan lain, kebiasaan cara berpikir menyerupai ini dapat anda pelajari melalui latihan dan perulangan.

Saat sudah membiasakan diri berpikir menyerupai ini, anda akan menjadi orang yang berbeda. Kebiasaan ini disebut "mental fitness." Sama menyerupai fisik anda yang akan menjadi fit saat anda rutin berolahraga, mental anda juga akan menjadi fit, positif, dan optimis, saat anda melatih pikiran untuk berorientasi menyerupai ini.

Memikirkan Masa Depan

Cara berpikir pertama yang dilatih oleh orang optimis ialah berorientasi masa depan, mereka yang membiasakan diri untuk "berangan-angan."

Dalam proses berangan-angan ini, anda menjauhkan pikiran dari situasi saat ini, kemudian membayangkan masa depan yang tepat bagi diri anda, baik dalam bidang bisnis, keuangan, keluarga, kesehatan, maupun bidang-bidang lainnya.

Anda berkhayal seakan-akan punya "tongkah ajaib," yang dapat mewujudkan visi masa depan anda yang ideal. Dari pada merasa risau dan karam dalam semua duduk kasus yang sedang dihadapi, anda bertanya pada diri sendiri, "Apa yang idealnya saya cita-citakan, dapatkan, atau lakukan dimasa-masa yang akan datang?"

Kemudian anda membiasakan diri melatih anutan "kembali dari masa depan." Yaitu, sehabis membayangkan masa depan yang ideal, anda kembali ke masa sekarang dan bertanya pada diri sendiri, "Apa yang harus saya lakukan, mulai saat ini, semoga masa depan yang ideal menyerupai dapat terwujud?"

Setelah itu, anda membiasakan diri untuk mempunyai "perspektif jangka panjang." Dari pada hanya fokus ke masa kini, dan aksi-aksi yang hanya menunjukkan kepuasaan sesaat, anda mengalihkan pikiran ke masa depan, untuk mencari tahu apa saja yang anda inginkan, dan kemana anda akan menuju.

Semakin terang bayangan masa depan yang ingin anda wujudkan, semakin baik dan akurat anda dalam mengambil keputusan saat ini. Saat mengkhayalkan dan melatih anutan jangka panjang, anda jadi lebih dapat untuk menetapkan target-target dan prioritas yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Memikirkan Target-target

Berorientasi sasaran ialah kualitas atau cara berpikir kedua yang dilatih oleh orang-orang optimis dan sukses. Setelah menerima citra terang mengenai masa depan, mereka mengubahnya jadi sebuah sasaran yang detil, spesifik, dan terukur.

Orang-orang yang sukses membiasakan diri menciptakan perencanaan stategis. Mereka menyusun daftar sasaran yang ingin di capai dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. Lalu, memakai metodologi tujuh langkah penetapan target, untuk menyusun aksi-aksi yang akan dilakukan setiap hari.

Saat anda terbiasa menetapkan sasaran dan menyusun rencana, itu akan terasa natural, sama menyerupai bernapas. Dengan mengikuti proses yang sudah terbukti dalam penetapan target, maka kemungkinan anda untuk mencapainya jadi meningkat sebanyak 1000% atau lebih.

Itu bukan sekedar teori, melainkan telah terbukti. Pada Februari 2003, USA Today melaporkan sebuah penelitian mengenai orang-orang yang setahun sebelumnya telah menetapkan Resolusi Tahun Baru.

Mereka menemukan bahwa dari orang-orang yang telah menetapkan Resolusi Tahun Baru, tapi tidak menuliskannya, hanya 4% yang benar-benar melakukannya. Tapi dari mereka yang menuliskannya, 46% melaksanakannya. Itu berarti terjadi perbedaan sebanyak 1100% dalam tingkat kesuksesan.


Baca Juga: Cara Membuat Auto Refresh / Reload di Blog

Formula 7 Langkah Untuk Menetapkan Target

Ada banyak formula dan resep untuk memutuskan target. Tapi sebagai aturan umum, "Rencana manapun itu lebih baik dibanding dibading tidak punya rencana."

Berikut ini salah satu formula atau perencanaan terbaik dan paling efektif, yang akan pernah anda pelajari untuk memutuskan target:

Langkah Satu: Putuskan dengan niscaya apa yang anda inginkan dalam area tertentu, kemudian tuliskan dengan terperinci dan detil. Buat itu jadi terukur dan spesifik.

Langkah Dua: Tentukan deadline untuk pencapaiannya. Jika itu sebuah sasaran yang besar, pecah menjadi bagian-bagian kecil, dan menetapkan sub-deadlinenya masing-masing.

Langkah Tiga: Buat daftar yang berisi semua yang perlu anda lakukan untuk mencapai sasaran ini. Saat terpikir suatu item baru, tambahkan ke dalam daftar, hingga itu menjadi lengkap.

Langkah Empat: Susun daftar agresi anda hingga menjadi sebuah perencanaan. Sebuah perencanaan itu diatur berdasarkan dua elemen, prioritas dan urutan.

Dalam menyusun prioritas, anda harus lebih dulu memilih hal-hal paling penting dalam daftar, yang mungkin dapat anda lakukan biar sasaran tercapai. Terapkan kaidah 80/20. Yaitu, 20% dari hal-hal yang anda lakukan, akan memilih 80% dari hasil.

Jika tidak memutuskan prioritas, anda akan banyak melaksanakan dan menghabiskan waktu untuk hal-hal kecil yang tidak relevan dan tidak dapat membantu tercapainya target-target anda.

Saat mengatur urutannya, anda harus memilih apa yang harus diselesaikan lebih dulu, sebelum sesuatu yang lain dapat diselesaikan. Karena akan selalu ada acara yang bergantung pada terselesaikannya acara lain. Aktivitas yang mana sajakah itu, dan bagaimana urutannya?

Langkah Lima: Identifikasi semua penghalang atau kendala yang mungkin akan menghadang, baik yang berasal dari situasi dan kondisi, maupun dari dalam diri anda sendiri. Tanyakan pada diri, "Mengapa saya belum juga mencapai sasaran ini?"

Identifikasi penghalang atau kendala yang terbesar, kemudian fokuskan untuk mengatasinya. Itu mungkin berupa modal atau sumberdaya yang menjadi kunci. Atau mungkin skill, kebiasaan, informasi, tunjangan atau pertolongan dari orang lain. Apapun itu, identifikasi dengan terperinci kemudian berusahalah mengatasinya.

Langkah Enam: Setelah memutuskan target, menyusun rencana, dan mendata semua penghalang utama, segeralah melaksanakan agresi ke arah pencapaian target. Melangkahlah dengan yakin. Lakukan hal pertama yang muncul dipikiran. Tapi pilihlah yang dapat segera memulai proses pencapaian target.

Langkah Tujuh: Lakukan sesuatu setiap hari, yang dapat mendekatkan anda ke arah tercapainya sasaran yang paling penting. Biasakan untuk bangkit lebih awal setiap pagi, susun planning untuk hari itu, kemudian lakukan sesuatu, apapun itu, yang dapat mendekatkan anda minimal satu langkah ke arah hal yang paling penting.

Kebiasaan dari melaksanakan sesuatu setiap hari yang mendekatkan anda ke arah pencapaian target, akan menunjukkan anda kekuatan momentum. Aksi harian ini akan memperkuat keyakinaan anda dan mengaktifkan Law of Attraction.

Sebagai hasilnya, anda mulai bergerak lebih cepat ke arah target. Dan sebaliknya, sasaran anda bergerak makin cepat ke arah anda.

Tetapkan Target Setiap Hari

Salah satu kebiasaan paling penting yang dapat anda tanamkan yaitu membiasakan diri untuk memutuskan sasaran setiap hari. Sudah tak terhitung jumlah orang yang telah menerangkan keampuhan dari proses yang sangat luar biasa ini.

Untuk memutuskan sasaran setiap hari itu cukup simpel. Siapkan buku catatan untuk menuliskan sasaran anda, dan tekadkan untuk selalu berada di dekatnya, seumur hidup. Setiap pagi, sebelum memulai hari, buka buku ini dan mulailah lembaran baru.

Tuliskan, "Target ku adalah..." Lalu tuliskan 10-15 sasaran dalam kalimat ke kinian, seakan-akan anda sudah mencapainya. Sebab pikiran bawah sadar anda hanya dapat diaktifkan dengan perintah yang dinyatakan secara kekinian, positif, dan personal.

Jadi, jangan menuliskan misalnya, "Berat tubuh ku akan turun dibulan-bulan yang akan datang," tuliskan menjadi, "Berat badanku yaitu .... kilogram pada (tentukan tanggal spesifik)." Jangan menuliskan, "Tahun depan penghasilanku meningkat," tuliskan menjadi, "Penghasilan ku ... rupiah mulai tanggal sekian."

Semakin spesifik anda mengenai apa yang diinginkan dan waktu pencapaiannya, yang diekspresikan dalam pernyataan yang positif, kekinian, dan dimulai dengan kata "Aku," semakin ampuh imbas yang diberikannya pada pikiran bawah sadar anda.

Setiap sasaran yang ditulis dan dinyatakan dengan cara menyerupai itu, akan mengaktifkan Hukum-hukum Penarikan dan Harapan (Laws of Attraction dan Expectation). Hukum-hukum tersebut akan membentuk kepercayaan-kepercayaan gres mengenai apa yang mungkin bagi anda.

Hukum-hukum tersebut mengaktifkan Hukum-hukum Emosi dan Persesuaian (Laws of Emotion and Correspondence). Mereka akan menciptakan energi anda jadi meningkat drastis, dan memacu kreativitas anda.

Target-target yang dituliskan setiap hari dengan cara menyerupai ini, akan mengaktifkan pikiran bawah sadar dan supra sadar anda, serta menempatkan kaki anda di atas percepatan dari potensi anda. Sebagai hasilnya, anda mulai bergerak lebih cepat ke arah pencapaian target, dan sasaran bergerak lebih cepat ke arah anda.


Baca Juga: Cara Install SSL Letsencrypt di ServerPilot Free Plan

Membiasakan Diri Berorientasi Keunggulan

Salah satu kebiasaan berpikir yang ditanamkan oleh orang-orang yang optimis itu yaitu kebiasaan untuk "berorientasi keunggulan."

Faktanya yaitu bahwa, untuk mencapai sesuatu yang belum pernah anda capai sebelumnya, anda harus berbagi dan menguasai lebih banyak lagi skill dibanding sebelumnya.

Menurut Hukum Kesesuaian, dunia luar anda akan selalu menjadi cermin dari dunia di dalam diri anda. Itu berarti, kalau anda ingin mengubah sesuatu pada dunia diluar diri anda, atau mencapai sasaran yang belum pernah anda capai sebelumnya, anda harus lebih dulu mengubah dunia di dalam diri anda.

Dan hampir dapat dipastikan bahwa itu akan mengharuskan anda untuk mencari skill atau beberapa skill baru. Berikut ini kabar baiknya. Skill itu sama ibarat kebiasaan, artinya beliau dapat dipelajari. Anda dapat berguru skill apapun yang diharapkan untuk mencapai sasaran apapun yang telah ditetapkan.

Jika ada orang disekitar anda yang telah mempunyai skill kunci yang membuatnya dapat menjadi lebih sukses, berarti itu yaitu sebuah bukti bahwa anda juga dapat mempelajari dan menguasai skill ini. Itu cuma persoalan latihan dan perulangan.

Identifikasi Skill-skill yang Menjadi Kunci

Berorientasi keunggulan mengharuskan anda untuk menciptakan daftar banyak sekali skill kunci yang penting bagi kesuksesan dibidang anda.

Biasanya, ada sekitar 5-7 skill, atau bidang hasil yang menjadi kunci, yang akan sangat memilih kesuksesan seseorang dalam bidang perjuangan apapun. Jadi, kiprah pertama anda yaitu mengidentifikasi skill-skill kunci ini dan menuliskannya.

Berikut ini sebuah inovasi yang menarik. Anda telah mencapai kesuksesan dibidang anda saat ini, yaitu berkat kemampuan dan talenta penting yang anda miliki dibidang tertentu.

Tapi disaat yang sama, anda terhalang oleh kelemahan dibidang lain. Peraturannya yaitu bahwa kelemahan anda pada skill-skill kunci akan memilih seberapa tinggi hasil anda, dan penghasilan anda.

Dengan kata lain, anda dapat menjadi unggul dalam 6 atau 7 skill kunci, tapi kelemahan anda di ke 7 bidang ini akan memilih hasil keseluruhan dan reward yang anda terima dalam bidang atau pekerjaan tersebut.

Karenanya, tanyakan pada diri sendiri, "Satu skill apa yang kalau saya kuasai dan lakukan dengan tepat secara konsisten, akan memberi efek paling nyata bagi karir ku?"

Ini yaitu salah satu pertanyaan terpenting yang harus selalu anda tanyakan dan jawab sepanjang karir. Anda harus membiasakan diri untuk selalu mengidentifikasi dan memperbaiki kelemahan anda pada skill-skill yang menjadi kunci.

Meningkatkan kemampuan anda di satu bidang ini biasanya akan menunjukkan efek terbesar dan tercepat dalam hasil anda, dibanding semua hal lain yang dapat anda lakukan.

Jika anda tidak tahu balasan dari pertanyaan ini (dan orang umumnya tidak tahu), tanyakan pada boss atau rekan kerja anda, "Satu skill apa yang kalau saya kuasai dan lakukan dengan tepat akan sangat membantu dalam pekerjaan ku?"

Mengambil Langkah

Jika ada sekelompok anak pergi berjalan-jalan, anak mana yang memilih kecepatan langkah dari seluruh kelompok? Yap, betul, anak yang paling lambat.

"Anak yang paling lambat" anda yaitu skill kunci anda yang terlemah. Dia memilih kecepatan anda untuk bergerak maju di dalam karir, dan memilih ketinggian prestasi yang dapat anda raih.

Dan berikut ini point penting lainnya. Hampir dapat dipastikan bahwa anda mempunyai kelemahan dibidang tertentu yang tidak anda sukai atau nikmati. Tapi penyebab kenapa anda tidak menyukai atau menikmati bidang ini yaitu alasannya anda belum menguasainya.

Begitu ada menuliskan, menyusun rencana, dan berbagi keunggulan dibidang tertentu, maka akan menyukai dan menikmatinya untuk sepanjang karir anda. Faktanya yaitu bahwa mengkin saja anda hanya berjarak satu skill dari melipat gandakan produktivitas dan penghasilan anda.

Penguasaan terhadap satu skill yang menjadi kelemahan anda, mungkin saja akan menciptakan anda dapat memanfaatkan banyak sekali skill lain ke tingkat yang lebih tinggi, dan mencapai yang jauh lebih banyak dari yang mungkin pernah anda bayangkan. Kira-kira, skill yang manakah itu?

Putuskan hari ini juga, untuk menanamkan kebiasaan berorientasi keunggulan. Tekadkan untuk bergabung dengan top 10% dari orang-orang yang berada dibidang anda. Cari tahu apa yang harus anda lakukan, dan berapa banyak anda harus menghasilkan supaya dapat berada di top 10%.

Jadikan itu sebagai target. Susun sebuah rencana, untuk berbagi banyak sekali skill penting yang anda perlukan, kemudian kerjakan planning tersebut setiap hari. Maka dalam waktu singkat, anda akan kagum dengan betapa cepatnya kehidupan anda akan berubah jadi lebih baik.


Baca Juga: Cara Install GUI Desktop LXDE dan VNC server di VPS Ubuntu dengan RAM Kecil

Kejarlah Keunggulan Dalam Berkarir

Alasan kenapa banyak orang yang karirnya tidak berkembang yakni sebab mereka tidak menyadari berapa usang waktu yang diharapkan untuk menguasai suatu bidang.

Penelitian yang ekstensif mengenai hal ini menyimpulkan bahwa butuh 5 hingga 7 tahun kerja keras bagi anda untuk dapat berada di posisi puncak di bidang anda.

Itu berarti bahwa butuh 5 hingga 7 tahun bagi anda untuk fokus, berkonsentrasi, dan tekun dalam memperbaiki diri, biar semakin usang menjadi semakin baik dalam bidang-bidang penting yang bertanggung jawab atas hasil dan reward anda. Serta tidak ada jalan pintas.

Sebagian orang mengatakan, "5 hingga 7 tahun itu waktu yang panjang untuk menguasai bidang ku." Itu betul. Tapi ingat, waktu akan tetap berlalu. Ini sangat penting. Penyesalan terbesar yang dialami banyak orang yakni bahwa mereka "tidak memulai cukup awal."

Tapi waktu akan tetap berlalu. 5 hingga 7 tahun dari sekarang, akan tetap berlalu selama 5 sampai  7 tahun. Satu-satunya pertanyaan adalah, "Dalam bidang anda, dimana anda akan berada dalam 5 hingga 7 tahun yang akan datang?"

Untungnya, kalau anda menetapkannya sebagai target, menyusun rencana, dan mengerjakannya setiap hari, maka 5 hingga 7 tahun dari kini anda akan berada di top 10% dari orang-orang yang berada dibidang anda.

Anda akan menjadi salah satu dari orang-orang dengan bayaran tertinggi dan paling dihormati dikarir anda. Anda akan menikmati hasil dan reward yang luar biasa, sama menyerupai para top performer di bisnis anda.

Ingat hal ini. Tidak ada yang lebih baik dibanding anda, dan tidak ada yang lebih berakal dibanding anda. Jika seseorang melaksanakan lebih baik dibanding anda, itu hanyalah berarti mereka telah mulai memperbaiki diri lebih awal dibanding anda.

Dan apapun yang telah dilakukan oleh orang lain, dapat anda lakukan juga. Tidak ada batasan, kecuali batasan yang anda tempatkan sendiri di dalam fatwa anda.

Fakta bahwa orang lain dapat menjadi unggul disuatu bidang, sesudah memulainya dari nol tanpa pengalaman atau skill, itu yakni bukti bahwa anda juga dapat menjadi unggul dibidang tersebut.

Tugas anda yakni menundukkan kepala, menyibukkan diri, dan memperbaiki diri. Tekadkan saat ini juga, untuk menanamkan kebiasaan dari pribadi yang unggul, dan fokuskan semua energi anda untuk bergabung dengan top 10% dari para profesional dibidang anda.

Begitu anda melakukannya, seluruh masa depan akan terbuka lebar untuk anda. Anda akan menjadi tak terhentikan.

Berkomitmen untuk Belajar Seumur Hidup

Kebiasaan kunci dari cara berpikir dan bertindak yang dilatih oleh orang-orang top yakni berorientasi perkembangan. Ini yakni jalan tol untuk kinerja yang unggul, dan penting bagi pengembangan kebiasaan optimis.

Metode berpikir dan gaya hidup menyerupai ini yakni pondasi dasar dari kebiasaan berorientasi keunggulan, dan penting untuk anda kembangkan kalau anda ingin berada di top 10% dibidang anda.

Berorientasi perkembangan mengharuskan anda menanamkan kebiasaan untuk terus belajar, kebiasaan untuk terus membuatkan diri dan profesi. Sama menyerupai anda melatih fisik secara teratur biar selalu fit dan sehat, anda juga harus melatih mental setiap hari, biar menjadi semakin baik dalam bidang yang dipilih.

Tingkatkan Income Anda Sebanyak 1000%

Dalam bukunya Focal Point, Brian Tracy menjelaskan "Formula 1000%" secara detil. Secara ringkas, apa yang dikatakannya yakni berikut ini: kalau anda memperbaiki diri secara terus menerus, maka anda dapat meningkatkan produktivitas, kinerja, dan ouput sebanyak 1/10 dari 1% (1/1000) per hari.

1/10 dari 1% per hari itu kira-kira sama dengan 1/2 dari 1% per minggu, atau 2% per bulan, atau peningkatan produktivitas, kinerja, dan output sekitar 26% per tahun.

Hampir semua orang yang mededikasikan diri untuk terus membuatkan diri dan belajar, dapat meningkatkan kinerja dan produktivitasnya sebanyak 26% per tahun. Sebuah peningkatan 26% pertahun, kalau ditambahkan tahun demi tahun, berarti anda dapat melipat gandakan produktivitas, kinerja, dan output dalam 2,7 tahun.

Setelah 10 tahun, dengan meningkatkan diri sebanyak 1/1000 per hari (1/10 dari 1%), atau 26% per tahun, anda akan meningkatkan produktivitas, kinerja, dan reward anda sebanyak 1004%. Ini yakni sebuah peningkatan sebanyak 10 kali lipat dalam income anda.

Beberapa waktu yang lalu, saat Brian Tracy menyelenggarakan seminar di Seattle, seorang perjaka mendekatinya kemudian menyampaikan bahwa beliau telah mengikuti kegiatan nya, dan mempelajari Formula 1000% ini beberapa tahun yang lalu.

Pemuda tersebut mengatakan, "Saya ingin memberi tahu pada anda secara eksklusif bahwa formula anda tidak efektif." Seperti yang anda duga, Brian sedikit kaget. Lalu beliau bertanya pada perjaka tersebut, "Bagaimana mungkin?"

Pemuda tadi tersenyum lebar dan berkata, "Itu terlalu kuno. Tidak butuh 10 tahun. Hanya butuh 7 tahun bagi saya untuk meningkatkan income saya 10 kali lipat dengan mengikuti formula itu setiap hari. Tahun kemarin, saya menghasilkan 10 kali lipat dari apa yang saya hasilkan saat pertama kali mendengar formua itu dari anda."

Pemuda tersebut menyampaikan bahwa incomenya 7 tahun kemudian sebagai penjual kendaraan beroda empat yakni $35,000 per tahun. Tapi tahun kemarin, penghasilannya sudah lebih dari $350,000 per tahun, dan beliau kini menjadi salah satu konsultan marketing papan atas dalam industri kendaraan beroda empat di Pacific Northwest.

Pimpinannya terdahulu membayarnya sebanyak saat ini, sebagai tenaga konsultan, sama menyerupai dulu beliau membayarnya untuk bekerja full time. Apakah hasil menyerupai ini mungkin bagi anda? Tentu anda juga niscaya bisa!

Hukum Sebab Akibat menyampaikan bahwa kalau anda melaksanakan apa yang dilakukan oleh orang-orang sukses, maka pada jadinya anda akan menerima hasil yang sama menyerupai orang-orang sukses. Ini bukanlah sekedar keinginan atau teori. Ini aturan alam. Dan aturan alam itu netral. Dia bekerja untuk siapapun, dimanapun.


Baca Juga: Cara Extract .wpress Plugin All-in-one-Wp-Migration Wordpress

Panduan Cara Berpikir Kreatif

Einstein pernah berkata, "Setiap bayi itu terlahir jenius." Tapi alasan kenapa orang umumnya tidak berfungsi pada level jenius yaitu lantaran mereka tidak menyadari betapa kreatif dan cerdas mereka itu sebenarnya.

Ada yang menyebutnya “Schwarzenegger effect.” Tidak ada yang akan melihat seseorang menyerupai Arnold Schwarzenegger kemudian berpikir, betapa beruntungnya ia lantaran terlahir dengan otot yang begitu luar biasa.

Semua orang tahu bahwa Arnold, dan orang-orang sejenisnya, telah bekerja keras selama ribuan jam untuk membentuk tubuhnya, sehingga mereka dapat bertanding dan menang dalam kompetisi bodybuilding.

Kemampuan kreativitas anda juga sama. Itu akan tumbuh kalau sering dilatih. Tapi anda tidak harus menghabiskan ribuan jam untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif.

Dengan melaksanakan beberapa latihan dan penerapan yang simpel, anda dapat mulai mengalirkan daya kreativitas, bahkan mungkin anda akan terkagum-kagum sendiri pada kualitas dan kuantitas dari ide-ide yang anda hasilkan.

Mari kita mulai dengan defenisi dari kreativitas. Menurut hasil penelitian, defenisi terbaik dari kreativitas itu, hanyalah "peningkatan." Anda tidak harus menjadi seorang ilmuwan luar angkasa atau seniman supaya dapat menjadi kreatif.

Yang perlu anda lakukan hanyalah meningkatkan kemampuan untuk memperbaiki situasi anda, dimanapun, dan apapun yang anda lakukan dikala ini.

Semua keberuntungan besar, dimulai dengan ide untuk meningkatkan sesuatu dengan cara tertentu. Bahkan, peningkatan atau perbedaan yang diharapkan untuk memuluskan jalan anda menuju ketenaran dan kekayaan itu hanya sebesar 10%.

Setiap tahun, dikala dalam perjalanan dari dan ke kantor, diperkirakan rata-rata orang menerima sekitar 4 buah ide untuk peningkatan, dimana salah satunya mungkin dapat mengubahnya menjadi seorang milyuner.

Masalahnya bukan lantaran anda tidak punya ide yang diharapkan untuk mencapai sesuatu yang anda inginkan, melainkan anda sendiri yang tidak mau menindak lanjuti ide tersebut.

Orang umumnya mengabaikan ide-idenya sendiri lantaran menganggap ide-ide tersebut mustahil bernilai kalau berasal dari dirinya.

Thomas Edison, salah seorang paling keatif dalam sejarah umat insan pernah berkata bahwa, kreativitas itu 99 persen kerja keras, dan hanya 1 persen inspirasi. Penelitian yang ekstensif dibidang kreativitas cenderung membenarkan pernyataanya ini.

Proses Pembentukan Kreativitas

Secara umum, proses kreativitas itu dibagi menjadi 4 bagian: Bagian pertama yaitu persiapan, yang banyak membutuhkan kerja keras. Bagian kedua yaitu berpikir atau merenung, dimana anda menyerahkan permasalahan ke pikiran bawah sadar.

Bagian ketiga yaitu realisasi, yaitu dikala ide-ide masuk ke dalam pikiran anda. Dan belahan terakhir yaitu penerapan, dimana anda mengerjakan ide tersebut dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai.

Dari keempatnya, belahan yang paling penting tampaknya yaitu persiapan, dan itu melibatkan pengumpulan data dan mengajukan pertanyaan yang benar.

Kesuksesan anda dalam hidup, sebagian besar akan ditentukan oleh kuantitas ide yang anda hasilkan. Sepertinya, kualitas ide itu sekunder dibanding kuantitas, lantaran kalau anda punya ide yang cukup banyak, maka mungkin salah satu atau beberapa diantaranya, akan bermetamorfosis suatu keberuntungan besar.

Mengajukan Pertanyaan Sulit

Anda dapat mulai membentuk otot-otot kreativitas dengan memfokuskan pertanyaan. Anda mungkin melakukannya dengan cara mengajukan pertanyaan berikut ini:

  • Apa yang sedang coba saya lakukan?
  • Bagaimana cara ku melakukannya?
  • Asumsi apa yang saya miliki?
  • Bagaimana kalau ternyata perkiraan ku itu salah?

Semua peningkatan dimulai dengan mempertanyakan kondisi yang ada dikala ini. Jika anda tidak mengalami kemajuan lantaran suatu sebab, mulailah berpikir dan olok-olokan pertanyaan tersulit pada diri sendiri, sehingga itu akan memacu pikiran anda supaya memikirkan banyak sekali kemungkinan lain.

Saat melaksanakan penelitian untuk mendaratkan insan dibulan, selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, para ilmuwan menemui jalan buntu. Mereka tidak dapat menemukan cara untuk meluncurkan roket dengan materi bakar yang cukup untuk mendarat dibulan, lepas landas dan kemudian kembali ke bumi.

Masalahnya adalah, kalau membawa terlalu banyak materi bakar, maka roket tidak dapat lepas landas dari bumi, lantaran terlalu berat. Akhirnya, mereka mulai mempertanyakan perkiraan apakah roket pesawat lunar harus mendarat dibulan.

Saat mempertanyakan perkiraan itu, para ilmuwan menyimpulkan bahwa roket utama dapat tetap berada disekitar orbit, sementara pesawat yang lebih kecil dikirim untuk mendarat di bulan, kemudian kembali bergabung dengan roket untuk kembali ke bumi. Masalah terselesaikan, dan sisanya tinggal sejarah.

Mengajukan pertanyaan yang fokus, sulit, dan menghujam pribadi ke pokok permasalahan, yaitu diam-diam dari orang-orang kreatif. Langkah berikutnya yaitu mempunyai keberanian untuk berhadapan dengan semua kemungkinan jawaban.

Begitu anda telah menerima kemungkinan solusi, tanyakan pada diri sendiri...

  • Apa lagi yang mungkin dapat jadi solusinya?
  • Jika metode yang dipakai dikala ini ternyata salah total, apa rencana cadangan anda?
  • Apalagi yang dapat anda lakukan?
  • Bagaimana kalau mekanisme atau rencana anda gagal total?
  • Apa yang akan anda lakukan?
  • Dan apa yang akan anda lakukan sesudah itu?

Semua pertanyaan diatas akan memaksa anda untuk berpikir keras, dan mencari jawaban-jawaban yang lebih baik.

Mentapkan Target

Cara kedua untuk melatih otot-otot mental anda yaitu menetapkan target-target yang sangat dihasratkan.

Semakin anda menginginkan sesuatu, dan semakin terperinci anda mengenai hal itu, semakin besar kemungkinan anda untuk menghasilkan ide yang dapat membantu anda bergerak ke arah itu.

Itulah kenapa anda perlu menuliskan sasaran dan rencana pencapaiannya secara berulang-ulang. Setiap emosi yang intens, contohnya hasrat, akan memicu kreativitas dan ide-ide untuk memenuhi hasrat tersebut.

Dan semakin sering anda menuliskan sasaran serta rencana anda, kemudian mereviewnya, semakin besar kemungkinan anda untuk melihat semua jenis kemungkinan supaya dapat mencapai sasaran tersebut.

Mengidentifikasi Masalah

Cara ketiga untuk melatih otot-otot berpikir kreatif yaitu dengan memikirkan problem yang mendesak. Sebuah pertanyaan yang anggun untuk ditanyakan adalah, "Apa 3 problem terbesar yang saya hadapi dalam hidup ku dikala ini?"

Tuliskan tanggapan untuk pertanyaan ini dengan cepat, dalam waktu kurang dari 30 detik. Saat anda menuliskan tanggapan untuk pertanyaan itu dalam waktu kurang dari 30 detik, pikiran bawah sadar anda akan menyingkirkan semua tanggapan yang tidak relevan, kemudian memilihkan 3 tanggapan yang paling penting.

Saat anda sudah menemukan 3 problem yang paling mendesak, tanyakan pada diri sendiri: "Kemungkinan terburuk apa yang dapat terjadi sebagai akhir dari masing-masing problem ini?" Kemudian tanyakan, "Apa saja yang dapat saya lakukan, dikala ini, untuk menuntaskan masing-masing masalah?"

Jika anda mempunyai suatu problem yang menciptakan anda merasa cemas, coba pikirkan mengenai apa yang dapat segera anda lakukan untuk mulai menghilangkan kecemasan itu. Inilah manfaat utama dari kekuatan kreatif anda.

Kunci untuk Sukses Berpikir Kreatif

Jadi, kunci untuk sukses dalam berpikir kreatif itu yaitu kejelasan.

Sediakan waktu untuk memikirkan, mendiskusikan, dan mengajukan pertanyaan yang dapat membantu memperjelas apa bahwasanya yang ingin anda capai, dan problem apa yang dihadapi dikala ini.

Sama menyerupai pedoman yang tidak terperinci akan menghasilkan tanggapan yang tidak jelas, pedoman yang terperinci akan menawarkan tanggapan yang jelas.

Kunci kedua yaitu konsentrasi. Singkirkan hal lain, dan konsentrasikan pikiran untuk memfokus semua kekuatan mental anda pada pencarian solusi dari suatu masalah, mengatasi rintangan atau mencapai satu sasaran yang penting.

Kemampuan untuk berkonsentrasi pada satu subjek tanpa teralih atau terganggu, yaitu ciri khusus dari para pemikir hebat.

Kunci ketiga yaitu membuka pikiran. Orang umumnya cenderung mempunyai pedoman yang kaku dan kukuh mengenai cara mencari jalan untuk berpindah dari posisi mereka kini ke posisi yang mereka inginkan.

Sedangkan para pemikir kreatif, cenderung tetap sangat flexibel dan terbuka terhadap banyak sekali cara mengatasi masalah.

Orang rata-rata punya kecendrungan untuk pribadi mengambil kesimpulan dan menetapkan bahwa hanya ada satu cara untuk mencapai suatu target. Sedangkan para pemikir kreatif, cenderung lebih sabar dan mau mempertimbangkan banyak sekali pilihan, sebelum mengambil keputusan.

Pembatas Langkah

Ada konsep kreatif lainnya yang dapat jadi sangat membantu dikala kalau dikombinasikan dengan apa yang sudah kita diskusikan, dan konsep ini disebut "pembatas langkah."

Antara anda dan sasaran yang ingin dicapai atau solusi yang dicari, niscaya selalu ada pembatas langkah yang menentukan kecepatan anda untuk bergerak ke posisi yang dituju. Pembatas langkah ini mungkin berupa seseorang, penghalang atau kesulitan tertentu, atau bahkan kurangnya beberapa gosip atau skill.

Yang pasti, ada faktor tertentu yang menentukan seberapa cepat anda dapat hingga disana. Kaprikornus kiprah anda yaitu memikirkannya dan menetapkan apa itu, kemudian berusaha menghilangkannya.

Sebagai contoh, kalau anda dibidang penjualan, maka pembatas langkah anda mungkin berupa jumlah prospek yang anda miliki.

Jika itu kasusnya, berarti kiprah anda yaitu melaksanakan semua yang mungkin, dan memanfaatkan semua kreativitas anda untuk menambah jumlah prospek, hingga itu tidak lagi menjadi suatu masalah.

Lalu, tentu, akan ada pembatas langkah lainnya, dan kiprah anda berikutnya yaitu menyingkirkannya.

Jika memilki sebuah bisnis, maka pembatas langkah anda mungkin yaitu jumlah orang yang merespon iklan anda. Jika ini yang jadi pembatas langkah bagi penjualan dan kecepatan pertumbuhan bisnis anda, maka sudah sewajarnya kalau anda harus memfokuskan seluruh kekuatan mental anda untuk mengatasinya.

Anda harus memfokuskan seluruh kemampuan berpikir anda, untuk meningkatkan jumlah prospek yang tertarik dengan perjuangan iklan dan promosi anda.

Dalam berafiliasi atau kesalahpahaman, niscaya akan selalu ada titik pembatas atau problem tertentu yang perlu di selesaikan, supaya dapat mengembalikan keharmonisan. Tugas anda, yang pertama, mengidentifikasi pembatas langkah, lalu, yang kedua, mencari cara menghilangkannya demi kepuasan semua pihak.

Anda yaitu orang yang jenius, dan anda terlahir dengan potensi kreativitas yang luar biasa. Tapi kemampuan kreatif itu masih terpendam. Mereka menyerupai otot yang hanya dapat menguat bila dilatih dan dimanfaatkan.

Anda dapat memperbesar kekuatan kreativitas anda dengan cara memanfaatkannya, berulang kali, dalam setiap situasi, secara sengaja dan spesifik, hingga kreativitas dan respon kreatif terhadap kehidupan itu menjadi hal yang natural bagi anda, sama menyerupai menarik dan menghembuskan napas.

Menjadi andal dalam berpikir kreatif itu mungkin yaitu sesuatu yang paling positif, yang dapat anda lakukan dalam kehidupan anda. Dan anda niscaya bisa, kalau anda menganggap diri anda bisa.


Baca Juga: 26 Situs Ping Website untuk Mempercepat Index

Maksimalkan Potensi Anda

Sukses itu ialah target, selebihnya hanyalah tambahan. Semua orang sukses itu sangat berorientasi target. Mereka tahu benar apa yang diinginkan, dan seluruh pikirannya terfokus untuk mencapai sasaran tersebut, setiap hari.

Kemampuan anda untuk tetapkan sasaran ialah skill utama dari kesuksesan. Target melepaskan pikiran-pikiran positif, ide-ide serta energi anda. Tanpa target, anda hanya terseret dan hanyut dalam arus kehidupan. Dengan target, anda akan meluncur menyerupai anak panah, terarah dan sempurna sasaran.

Faktnya adalah, anda mungkin punya jauh lebih banyak potensi alami, dibanding yang dapat anda gunakan, sekalipun anda dapat hidup seratus kali lagi. Apapun yang sudah anda capai saat ini, itu hanyalah sebagian kecil dari apa yang sesungguhnya mungkin untuk anda.

Salah satu hukum dari kesuksesan itu ialah berikut ini, tidak persoalan dari mana anda berasal; yang penting itu kemana anda akan menuju. Dan kemana anda akan menuju itu sepenuhnya ditentukan oleh diri dan pemikiran anda sendiri.

Target yang terperinci meningkatkan keyakinan diri anda, berbagi kompetensi dan mengalirkan motivasi anda. Seperti yang dikatakan sales trainer Tom Hopkins, Target ialah materi bakar bagi mesin pencapaian.

Menciptakan Dunia Anda Sendiri

Mungkin, inovasi terbesar dalam sejarah insan itu ialah wacana kemampuan pikiran untuk membuat semua aspek dari kehidupan anda. Semua yang anda lihat disekitar, dalam dunia ciptaan insan itu dimulai dengan sebuah pemikiran atau wangsit dari seseorang, sebelum itu dapat diubah ke dalam realitas.

Semua yang ada di dalam hidup anda itu dimulai dari sebuah pemikiran, harapan, impian, atau keinginan, entah yang berada di dalam pikiran anda, atau pikiran orang lain. Pikiran anda itu keatif. Pikiran anda membentuk dan menghipnotis dunia serta semua yang terjadi pada anda.

Kesimpulan terbesar dari agama, filosofi, metafisik, psychologi, dan kesuksesan itu ialah berikut ini: "Anda menjadi apa yang paling sering anda pikirkan."

Dunia diluar diri ada pada risikonya akan mereflesksikan dunia di dalam diri anda, dan mencerminkan kembali pada anda apa yang anda pikirkan. Apapun yang selalu anda pikirkan akan menjadi kenyataan.

Sudah ribuan orang sukses yang ditanya mengenai apa yang paling sering mereka pikirkan. Dan tanggapan mereka umumnya ialah bahwa mereka paling sering memikirkan apa yang mereka inginkan, dan cara mendapatkannya.

Orang yang tidak sukses, tidak senang itu selalu memikirkan dan membicarakan apa yang tidak mereka inginkan. Mereka lebih banyak membicarakan aneka macam persoalan dan kekhawatirannya, dan siapa yang harus disalahkan.

Sedangkan orang-orang yang sukses, menjaga pemikiran dan percakapannya hanya mengenai sasaran yang paling mereka hasratkan. Mereka lebih banyak memikirkan dan membicarakan wacana apa yang mereka inginkan.

Hidup tanpa sasaran yang terperinci itu menyerupai menyetir dalam kabut tebal. Tidak peduli betapapun berpengaruh dan hebatnya kendaraan beroda empat anda, tapi anda hanya dapat mengendarainya dengan pelan, ragu, bergerak bertahap meski jalannya sangat mulus.

Dengan lebih dulu tetapkan target, akan segera menghilangkan kabut sehingga anda dapat fokus dalam menyalurkan seluruh energi dan kemampuan anda. Target yang terperinci membuat anda dapat melangkah diatas percepatan dan melompat lebih jauh ke arah pencapaian aneka macam hal yang anda inginkan.

Fungsi Pencari Target Otomatis

Coba bayangkan latihan berikut ini:

Ambil seekor merpati pos dari tempatnya bertengger, taruh di dalam sangkar, tutupi kandang tersebut dengan kain, taruh kandang itu di dalam kotak, kemudian taruh kotak tersebut di dalam kendaraan beroda empat yang tertutup. Lalu anda dapat membawa kendaraan beroda empat tersebut ribuan mil jauhnya, ke arah manapun.

Jika kemudian anda membuka pintu mobil, mengeluarkan kotak, melepaskan kain epilog sangkar, kemudian mengeluarkan merpati itu dari sangkarnya, maka beliau akan terbang ke udara, berputar tiga kali, kemudian meluncur kembali menuju rumah yang berada ribuan mil jauhnya.

Di bumi ini, tidak ada makhluk lain yang punya kemampuan luar biasa menyerupai ini, kecuali burung merpati dan manusia. Sama menyerupai merpati, anda juga punya kemampuan untuk mencari target, tapi dengan satu pemanis yang spesial.

Saat anda sangat terperinci mengenai sasaran yang ingin dicapai, anda tidak harus tahu dimana dan cara mencapainya. Anda cuma perlu tetapkan apa yang diinginkan, maka anda niscaya akan bergerak ke arah target, dan sasaran anda niscaya akan mulai bergerak ke arah anda.

Hingga akhirnya, diwaktu dan daerah yang tepat, anda dan sasaran tersebut akan bertemu. Karena prosedur yang luar biasa ini berada jauh di dalam pikiran anda, maka anda akan selalu mencapai sasaran anda, apapun itu. Sebab anda bergerak ke arahnya, dan beliau bergerak ke arah anda.

Jika sasaran anda ialah untuk tiba dirumah dan menonton tivi, maka anda hampir niscaya akan selalu mencapainya. Jika sasaran anda ialah membuat kehidupan yang sehat, bahagia, dan sejahtera, maka anda juga niscaya akan mencapainya.

Sama menyerupai komputer, prosedur pencari sasaran anda itu tidak menghakimi. Dia bekerja secara otomatis dan terus menerus, untuk memperlihatkan apa yang anda inginkan, tergantung dari apa yang anda kegiatan ke dalamnya.

Alam tidak peduli mengenai ukuran sasaran anda. Jika anda tetapkan sasaran yang kecil, maka prosedur pencapaian sasaran otomatis anda akan membuat anda dapat mencapai sasaran yang kecil.

Begitu juga jikalau anda tetapkan sasaran yang besar, kemampuan natural ini juga akan membuat anda dapat mencapainya. Ukuran, tingkat keluasaan dan detil-detil dari sasaran yang anda pilih itu sepenuhnya terserah pada anda.

Mengapa Orang Tidak Menetapkan Target?

Berikut ini sebuah pertanyaan yang menarik:

Jika penetapan sasaran itu otomatis, kemudian kenapa hanya sedikit orang yang punya sasaran jelas, tertulis, terukur, terbatas waktu, yang mereka kerjakan setiap hari?

Ini ialah salah satu misteri terbesar dalam kehidupan. Sebagian andal percaya bahwa ada 4 alasan kenapa orang tidak tetapkan target.

1. Target itu Tidak Penting

Yang pertama, orang tidak menyadari pentingnya target.

Jika anda dibesarkan dalam keluarga yang tidak satupun punya target, atau bergaul dengan kelompok yang tidak pernah mendiskusikan sasaran ataupun manfaatnya, maka anda tidak akan pernah tahu bahwa kemampuan untuk tetapkan dan mencapai sasaran itu lebih memilih kesuksesan, dibanding skill lainnya.

Lihat sekitar anda, berapa banyak teman atau anggota keluarga anda yang punya sasaran terperinci dan berkomitmen untuk mencapainya?

2. Mereka Tidak Tahu

Alasan kedua ialah mereka tidak tahu cara melakukannya.

Atau bahkan lebih buruk, banyak orang yang mengira mereka punya target, padahal kenyataannya, yang mereka mempunyai itu hanyalah serangkaian harapan dan impian, contohnya "Ingin bahagia," atau "Ingin menghasilkan banyak uang."

Padahal itu sama sekali bukan target. Itu hanyalah fantasi yang umum bagi semua orang. Target itu tidak sama dengan harapan. Target itu jelas, tertulis, dan spesifik. Target itu dapat dijelaskan pada orang lain dengan gampang dan singkat.

Anda dapat mengukurnya, dan anda tahu jikalau sudah atau belum mencapainya. Adalah hal yang mungkin untuk menerima aneka macam gelar dari universitas terkemuka tanpa pernah mendapatkan pelajaran mengenai cara tetapkan target.

Itu seperti orang-orang yang memilih isi pendidikan dari sekolah dan universitas kita sama sekali buta mengenai pentingnya penetapan sasaran dalam pencapaian kesuksesan hidup di kemudian hari.

Dan tentu, jikalau anda tidak pernah mendengar wacana target, maka anda tidak akan pernah tahu betapa pentingnya sasaran itu bagi semua yang anda lakukan.

3. Takut Gagal

Alasan ketiga kenapa orang tidak tetapkan sasaran ialah alasannya mereka takut gagal. Kegagalan itu menyakitkan. Itu sangat menyakitkan dan menyusahkan, baik secara emosional maupun finansial.

Semua orang pernah mengalami kegagalan. Setiap kali mengalami, mereka bertekad untuk lebih berhati-hati, dan sebisa mungkin menghindari pengalaman kegagalan di masa-masa yang akan datang.

Lalu secara tidak sadar, mereka menyabotase dirinya dengan cara tidak tetapkan sasaran apapun, alasannya tahu mereka mungkin akan gagal. Sehingga akhirnya, mereka menjalani hidup dengan berfungsi dibawah level kemampuan yang sebenarnya.

4. Takut di Tolak

Alasan keempat ialah takut ditolak. Orang takut jikalau mereka tetapkan sasaran kemudian gagal, maka orang lain akan mengkritik atau mengejek. Inilah salah satu alasan, kenapa saat mulai tetapkan target, anda harus merahasiakannya.

Jangan beritahu siapapun. Biarkan mereka melihatnya menurut hasil yang anda peroleh, tapi jangan lebih dulu memberitahu mereka. Sebab, apa yang tidak mereka ketahui, itu tidak dapat menyakiti anda.


Baca Juga: Pengertian, Ciri-ciri dan Pola Kalimat Deduktif dan Induktif

Bergabunglah Dengan Orang-Orang Top

Mark McCormack dalam bukunya What They Don’t Teach You In The Harvard Business School menceritakan sebuah studi di Harvard yang dilakukan dari tahun 1979 hingga tahun 1989.

Ditahun 1979, para lulusan jadwal MBA di Harvard ditanya, "Sudahkah anda memutuskan sasaran yang jelas, tertulis untuk masa depan anda dan membuat planning untuk mencapainya?"

Dari situ gres diketahui bahwa hanya 3% dari lulusan yang telah menulis sasaran dan rencananya. 13% punya target, tapi tidak menuliskannya. Dan 84% sama sekali tidak punya target, selain dari lulus dan menikmati demam isu panas.

10 tahun kemudian, tepatnya ditahun 1989, mereka menginterview lagi anggota kelas yang sama. Mereka menemukan bahwa dari 13% yang punya target, tapi tidak secara tertulis, mempunyai penghasilan dua kali lebih tinggi dibanding 84% siswa yang sama sekali tidak punya target.

Tapi yang paling mengejutkan, mereka menemukan bahwa dari 3% lulusan yang punya sasaran jelas, tertulis dikala meninggalkan Harvard, penghasilan mereka secara rata-rata, sepuluh kali lebih tinggi dibanding total penghasilan 97% dari lulusan.

Satu-satunya perbedaan antara kedua kelompok yaitu kejelasan mengenai sasaran yang mereka memutuskan untuk diri sendiri dikala mereka mulai bekerja.

Tidak Punya Petunjuk Jalan

Mengenai pentingnya kejelasan itu gampang untuk dipahami. Bayangkan kalau anda kalau anda datang dipinggiran sebuah kota besar, dan diperintahkan untuk menuju sebuah rumah atau kantor tertentu di kota tersebut.

Tapi berikut ini yang menarik. Tidak ada rambu-rambu jalan, dan anda tidak punya peta dari kota tersebut. Bahkan, anda hanya diberikan deskripsi yang sangat umum mengenai rumah atau kantor yang menjadi target.

Pertanyaannya adalah: Menurut anda, berapa usang akan butuh waktu bagi anda untuk menemukan rumah atau kantor di sebuah kota yang tidak mempunyai peta atau rambu-rambu jalan?

Jawabannya adalah: Mungkin seumur hidup. Sekalipun anda menemukan rumah atau kantor tersebut, itu sangat mungkin hanyalah sekedar kebetulan. Dan yang cukup menyedihkan, beginilah cara sebagian besar orang menjalani hidupnya.

Rata-rata orang memulai perjalanan hidup menuju sebuah dunia yang belum terpetakan tanpa petunjuk jalan. Ini sama dengan memulai hidup tanpa sasaran dan rencana. Dia hanya mengetahui banyak sekali hal dikala ia melewatinya.

Seringkali, sesudah bekerja selama sepuluh atau dua puluh tahun, orang tersebut tetap saja tidak punya uang, tidak senang dengan pekerjaannya, tidak puas dengan rumah tangganya, dan hanya mengalami sedikit kemajuan.

Tapi tetap saja, dikala pulang ke rumah ia hanya menonton tivi hingga larut malam, sambil berharap dan bermimpi bahwa hal-hal akan bermetamorfosis lebih baik dengan sendirinya. Padahal itu sangat jarang terjadi. Tidak dengan sendirinya.

Kebahagiaan Membutuhkan Target

Earl Nightingale pernah menulis: Kebahagiaan itu yaitu realisasi progresif dari sebuah idealisme, atau target.

Anda hanya dapat benar-benar merasa senang dikala mengalami kemajuan, langkah demi langkah, ke arah sesuatu yang penting bagi anda. Victor Frankl, pendiri dari Logotherapy, menulis bahwa kebutuhan terbesar insan itu yaitu mencicipi hidup yang bermakna dan bertujuan.

Target memperlihatkan anda makna dan tujuan. Target membuat anda merasa terarah. Saat anda bergerak ke arah target, anda akan merasa lebih senang dan kuat. Anda merasa lebih berenergi dan efektif.

Anda jadi merasa lebih dapat dan yakin terhadap diri sendiri dan kemampuan anda. Setiap langkah yang anda ambil ke arah target, akan meningkatkan rasa percaya diri anda, sehingga anda dapat memutuskan dan mencapai sasaran yang jauh lebih besar dimana depan.

Saat ini, semakin banyak orang yang takut untuk berubah, dan merasa khawatir mengenai masa depan, dibanding jaman manapun dalam sejarah kita. Salah satu manfaat terbesar dari memutuskan sasaran yaitu membuat anda dapat mengontrol arah perubahan dalam hidup anda.

Target membuat anda dapat memastikan bahwa perubahan dalam hidup anda itu sebagian besar yaitu harapan dan instruksi anda sendiri. Target membuat anda dapat menanamkan makna dan tujuan pada semua yang anda lakukan.

Salah satu pelajaran terpenting dari Aristotle, filsuf asal Yunani, yaitu insan itu yaitu organisme teleological. Kata "teleos" dalam bahasa Yunani berarti tujuan. Apa yang disimpulkan oleh Aristotle yaitu bahwa semua agresi insan itu punya tujuan.

Anda hanya dapat merasa senang dikala melaksanakan sesuatu yang menggerakkan anda ke arah sesuatu yang anda inginkan. Berati pertanyaannya adalah: Apa sasaran anda? Apa tujuan yang ingin anda capai? Dimana anda ingin berakhir dipenghujung hari?

Kejelasan itu yaitu Segalanya

Potensi bawaan anda itu luar biasa. Anda mempunyai di dalam diri anda, dikala ini juga, kemampuan untuk mencapai hampir semua sasaran yang dapat anda memutuskan sendiri.

Tanggung jawab terbesar anda untuk diri sendiri yaitu menyediakan berapapun banyaknya waktu yang diharapkan untuk menjadi sangat terperinci mengenai apa yang anda inginkan, dan cara terbaik untuk mencapainya.

Semakin terperinci anda mengenai sasaran anda yang sesungguhnya, semakin banyak potensi yang akan anda bebaskan untuk kebaikan dalam hidup anda.

Anda mungkin pernah mendengar bahwa rata-rata orang hanya memanfaatkan 10% dari potensinya. Tapi fakta yang menyedihkan yaitu bahwa, berdasarkan Stanford University, rata-rata orang hanya memanfaatkan sekitar 2% dari potensi mentalnya, sedangkan 98% sisanya hanya menganggur.

Itu sama ibarat dikala orang renta anda telah mempercayakan anda dengan tabungan senilai 100 juta, tapi anda hanya memanfaatkan sebanyak 2 juta. 98 juta sisanya dibiarkan menganggur dan tidak pernah dimanfaatkan seumur hidup anda. Sungguh sangat disayangkan, betul?

Bangkitkan Sebuah Hasrat yang Membara

Titik awal dari pencapaian sasaran itu yaitu hasrat. Anda harus membangkitkan sebuah hasrat yang sangat membara untuk sasaran anda, kalau anda benar-benar ingin mencapainya.

Hanya dikala hasrat anda sudah menjadi cukup intens, barulah anda akan mempunyai energi dan semangat yang cukup untuk mengatasi semua rintangan yang menghadang di jalan anda.

Untungnnya yaitu bahwa hampir semua yang anda inginkan cukup usang dan cukup berpengaruh itu, pada kesannya dapat tercapai. Milyuner minyak H. L. Hunt pernah ditanya mengenai "rahasia sukses." Dia menjawab bahwa kesuksesan itu membutuhkan dua hal, hanya dua.

Pertama, katanya, anda harus tahu benar apa yang diinginkan. Orang umumnya tidak pernah membuat keputusan ini. Kedua, anda harus memilih harga yang akan anda bayar untuk mencapainya, kemudian menyibukkan diri untuk membayar harga tersebut.

Kesuksesan Model Cafeteria

Hidup itu lebih ibarat sebuah cafeteria dibanding restaurant. Di restaurant, anda dapat makan dulu sepuasnya, gres membayar tagihannya. Tapi di cafeteria, anda harus melayani diri sendiri, kemudian membayar penuh, gres dapat menikmati makanan.

Banyak orang yang salah dengan menduga bahwa mereka akan membayar harganya sesudah sukses. Mereka duduk di depan tungku kehidupan kemudian berkata, "Pertama-tama, berikan dulu saya kehangatan, gres saya akan memperlihatkan kayu."

Seperti yang pernah dikatakan oleh pembicara motivator Zig Ziglar, "Elevator kesuksesan itu sudah rusak. Tapi tangganya selalu terbuka."

Pengataman penting lainnya dari Aristotle yaitu menurutnya, tujuan final dari seluruh agresi insan itu yaitu mencapai kebahagiaan pribadi. Apapun yang anda lakukan, katanya, itu ditujukan untuk meningkatkan kebahagiaan anda.

Anda mungkin sukses atau gagal dalam mencapai kebahagiaan, tapi kebahagiaan anda itu selalu menjadi tujuan utama anda.

Kunci untuk Kebahagiaan

Menetapkan target, bekerja ke arahnya hari demi hari, dan kesannya mencapainya, yaitu kunci untuk kebahagiaan dalam hidup.

Menetapkan sasaran itu begitu ampuh sehingga gres memikirkannya saja, sudah membuat anda merasa bahagia, meski belum mengambil langkah pertama ke arah pencapaiannya.

Untuk memaksimalkan potensi, anda harus membiasakan diri memutuskan sasaran setiap hari dan mencapainya, untuk seumur hidup.

Anda harus sangat fokus sehingga, selalu memikirkan dan membicarakan ihwal hal-hal yang anda inginkan, bukan hal-hal yang tidak anda inginkan.

Anda harus bertekad, mulai dikala ini, untuk menjadi organisme pencari target, sama ibarat puluru kendali, atau merpati pos, bergerak secara niscaya ke arah hal-hal yang penting bagi anda.

Tidak ada jaminan yang lebih besar untuk hidup lama, senang dan sejahtera selain dengan terus bekerja untuk menjadi, mempunyai dan mencapai banyak sekali hal yang benar-benar anda inginkan.

Target yang terperinci membuat anda dapat memaksimalkan seluruh potensi untuk kesuskesan personal dan profesional. Target membuat anda dapat mengatasi setiap rintangan, dan membuat masa depan anda jadi tidak terbatas.

Maksimalkan Potensi Anda:

  1. Bayangkan bahwa anda punya kemampuan bawaan untuk mencapai sasaran apapun yang pernah dapat anda memutuskan sendiri. Apa yang benar-benar anda inginkan menjadi, miliki, dan lakukan?
  2. Aktitivtas apa yang membuat anda merasa hidup anda jadi sangat bermakna dan terarah?
  3. Amati kehidupan personal dan pekerjaan anda dikala ini, kemudian cari tahu bagaimana pemikiran anda telah membuat dunia anda. Apa yang seharusnya dapat anda ubah?
  4. Apa yang paling sering anda pikirkan dan bicarakan? Apakah hal-hal yang anda inginkan? Atau yang tidak anda inginkan?
  5. Apa harga yang akan harus anda bayar untuk mencapai sasaran yang paling penting bagi anda?
  6. Aksi apa yang seharusnya segera anda ambil sebagai hasil dari balasan anda atas pertanyaan diatas?

Baca Juga: Negara yang Berbatasan dengan Daratan Indonesia